
Toyota Avanza (Dok. Toyota)
Pasar otomatif 2008 diyakini masih akan disesaki kendaraan kelas 1000-1500 cc. Di segmen paling gemuk, nama-nama lawas masih bakal sulit disaingi para pendatang baru
Mayoritas agen tunggal pemegang merek (ATPM) di Indonesia tak ada yang membantah bila jenis kendaraan ini, entah itu city car, MPV small dan medium, sedan small, ataupun MPV medium, masih bakal menjadi motor penjualan mereka di tahun 2008.
Simak saja kata Manager Marketing Communication Departemen PT Toyota Astra Motor (TAM), Achmad Rizal, separuh dari total penjualan TAM selama 2007 yang diperkirakan mencapai 150 ribu unit adalah mobil dengan cc kecil.
Avanza (kelas MPV medium) misalnya hingga akhir 2007 diperkirakan laku sampai 50 ribu unit, Rush (SUV small) sebanyak 12 ribu unit, dan Yaris (MPV small) sebesar 8.600 unit.
“Keadaan ini masih akan berlanjut di tahun 2008,” kata Rizal. Maklum, pola konsumsi mobil orang Indonesia saat ini memang masih lebih memilih mobil yang ekonomis alias murah dan hemat, tapi sekaligus multi fungsi. Apalagi harga bahan bakar minyak di tahun 2008 masih bakal merangkak.

Suzuki Swift
Lebih fantastis lagi yang dialami Suzuki. General Manager Marketing Brand I PT Idomobil Niaga International (IMNI), Joko Utomo, mengatakan 90 persen dari total penjualan mobil Suzuki pada 2007 sekitar 80 ribu unit berasal dari kendaraan kelas 1000-1500 cc.
Tahun 2008, Suzuki akan memacu penjualan APV Arena yang dibanderol Rp 109-130 juta sebanyak 2000 unit per bulan. Fokus penjualan Suzuki lainnya adalah Swift (MPV small) yang saat ini dipasarkan dengan harga baru Rp 126,5 juta. “Tahun ini kami menargetkan 1000 unit Swift terjual setiap bulan,” ujarnya.

Honda Jazz (Dok. Honda)
Hal senada juga diungkapkan Direktur Marketing and After Sales Service PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy. Tapi Jonfis menambahkan, konsumen juga perlu berfikir jangka panjang sebelum membeli kendaraan. “Mobil murah boleh, tapi pikirkan juga harga jual kembalinya,” kata dia. Jangan sampai harganya anjlok setelah si pemilik ingin melepas mobilnya.
Produk andala Honda Jazz, dinilai mewakili kendaraan di kelas MPV small atau low MPV yang patut diperhitungkan dengan berbagai pertimbangan orang Indonesia itu. Asal tahu saja, menjelang akhir 2007, Honda menjual 13.130 unit Jazz. Dengan penjualan sebesar ini, Jazz meraih 9 persen pangsa pasar dari total penjualan kendaraan MPV small di Indonesia.

Daihatsu Gran Max (Dok. Daihatsu)
Gemuknya pasar mobil 1000-1500 cc juga dirasakan Daihatsu. Meski tak menyebut besarnya dominasi penjualan mobil di kelas ini, tapi General Manager Marketing PT Astra-Daihatsu Motor (DAM), Amelia Tjandra, mengatakan penjualan terbesar Daihatsu memang kendaraan dengan cc rendah. “Tahun 2008 juga masih akan seperti itu,” katanya.
Bahkan Daihatsu akan menggenjot penjualan Grand Max sebagai kendaraan pendatang baru di kelas ini sebanyak 2.300 unit per bulan. “Hingga Desember lalu sudah 1000 unit Gran Max yang inden,” kata Amelia. Daihatsu percaya bahwa konsumen kendaraan di kelas ini tidak hanya membutuhkan kendaraan yang efisien, tapi juga responsif, bandel, dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Selain Gran Max (MPV medium), yang menggunakan mesin Xenia dan Terios, tahun 2008 ini Daihatsu juga akan memacu penjualan Xenia di kelas yang sama sebanyak 3000-3500 unit per bulan dan Terios (SUV small) sebanyak 1500 per bulan.

Hyundai Avega
Komentar yang sama juga dilontarkan Vice President Sales and Marketing PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Erwin Djajadiputra. Sebanyak 75-80 persen dari total penjualan Hyundai pada 2007 yang diperkirakan mencapai 4100 adalah kendaraan 1000-1500 cc. “Dari dulu juga begitu dan masih akan terus berlanjut,” ujarnya.
Di tahun 2008, kata dia, Hyundai akan fokus di penjualan Avega (sedan small). Erwin optimis penjualan Avega akan menanjak. Sebab setelah dluncurkan Juni 2007 lalu, penjualan mobil ini sudah mencapai sekitar 2000 unit hingga akhir 2007.
Karena itu tidak heran bila Hyundai melipatgandakan target penjualan mobil seharga Rp 100-130 juta ini menjadi 4000 unit di tahun 2008 ini.
Bagaimana persaingan sebenarnya? Siapa pendatang baru yang bakal menyalip? Kita lihat saja. (Taufik Kamil)
Filed under: berita | Tagged: daihatsu, honda, hyundai, suzuki, toyota








