GM Indonesia Sambut Kabar Gembira

Menegaskan bahwa GM Indonesia tetap fokus dalam pengembangan merek Chevrolet dan pelayanan penjualan, perbaikan beserta jaminan penyediaan suku cadang mobil Chevrolet dan Opel di Indonesia

Jakarta, 20 Desember 2008 - Kabar gembira bagi industri otomotif dunia baru saja tersiar tatkala Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyetujui memberikan pinjaman untuk perusahaan otomotif terbesar di dunia General Motors Corporations – GM, yang bermarkas di Detroit, Michigan AS bersama perusahaan otomotif AS lainnya.

Pemerintah AS telah mengumumkan secara resmi disetujuinya pinjaman bagi GM pada Jumat, pagi menjelang siang, 19 Desember 2008 waktu AS. Keputusan spektakuler yang diambil oleh Presiden AS George W. Bush di akhir masa kepemimpinannya dan di tengah masa penuh tantangan tersebut dinilai sangat tepat dan berpihak kepada perbaikan kondisi industri otomotif secara global.

GM menyatakan sangat menghargai keputusan yang diambil oleh Pemerintah AS di bawah kepemimpinan Presiden George W. Bush di mana pinjaman yang telah diberikan dapat membuat GM terhindar dari pengurangan pekerja dan karyawan besar-besaran, memungkinkan operasional GM dapat kembali ke situasi lebih baik serta menyelamatkan para pemasok, dealer dan usaha kecil lainnya yang bergantung pada operasional GM di Amerika khususnya dan di dunia pada umumnya.

Kabar gembira ini akan memungkinkan GM dapat mempercepat penyelesaian rencana restrukturisasi secara agresif demi berlanjutnya kesuksesan jangka panjang serta dapat memperkuat posisi GM selaku perusahaan otomotif terbesar di dunia yang berkomitmen untuk tetap;

* Menciptakan produk bagus dengan desain menarik dan berkualitas global yang dapat diterima oleh masyarakat di seluruh dunia.
* Menjadi pemimpin pengembangan teknologi kendaraan yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.
* Responsif dalam menyikapi keinginan pelanggan, seluruh Karyawan, Diler, Mitra Bisnis, Supplier dan masyarakat di seluruh dunia.

GM menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab GM kedepannya akan makin banyak dan berat. Namun GM berniat untuk terus transparan dan terbuka dalam segala hal termasuk terbuka pada rencana-rencana yang akan dijalankan serta akan terus menginformasikan tiap kemajuan yang telah dapat dicapai oleh GM beserta merek-mereknya kepada masyarakat dunia.

GM sangat berterima kasih kepada Pemerintah Amerika Serikat atas dukungannya yang sangat penting kepada GM dan industri otomotif Amerika pada masa-masa penuh tantangan seperti sekarang ini. Dan GM akan berusaha membuktikan bahwa kompetensi industri otomotif Amerika, baik di Amerika dan di seluruh dunia termasuk Indonesia dapat lebih maju dan meningkat terus menerus.

Sementara itu di dalam negeri, GM Autoworld Indonesia (GMAI) – ATPM mobil merek Chevrolet di Indonesia lewat juru bicaranya Kiki Fajar selaku PR & Corporate Communications Manager sangat menyambut baik kabar gembira ini mengingat proses disetujuinya dana pinjaman yang sempat berlarut-larut ini sempat membuat GMAI kerap mendapat pertanyaan dari berbagai Media, Pelanggan dan Dealer.

“Semoga berita baik ini dapat membuat pelanggan dan diler kami gembira. Karena bagaimanapun kami tetap berkomitmen untuk melayani semua pelanggan Chevrolet di Indonesia. Baik dalam pelayanan penjualan, perbaikan dan perawatan kendaraan serta pelayanan suku cadang Chevrolet dan Opel,” ujar Kiki Fajar.

Mukiat Sutikno selaku Managing Director GMAI, turut menegaskan bahwa GMAI berkomitmen untuk terus mengembangkan pasar di Indonesia melalui merek Chevrolet. Dan prinsipalnya yakni GM Corp, ditegaskan Mukiat tetap melangsungkan studi investasi di Indonesia, mengingat pasar Indonesia sangat penting bagi GM dan telah masuk ke dalam daftar 11 negara yang dikatagorikan GM sebagai Emerging Market.

“Riset mengatakan bahwa tingkat minat dan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Chevrolet semakin meningkat dua tahun belakangan. Dan kami telah banyak melakukan pembenahan khususnya di sektor pelayanan purna jual. Resale value produk kami pun meningkat seiring pertambahan populasi mobil Chevrolet di Indonesia yang dimotori oleh SUV kami Captiva. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mempertahankan dan memajukan market kami di Indonesia,” beber Mukiat.

Mengomentari kabar baik disetujuinya pinjaman untuk GM di AS, Mukiat mengakui sudah yakin sejak awal bahwa pasti permintaan ini akan disetujui. Mengingat pentingnya industri otomotif AS bagi kelangsungan ekonomi AS dan dunia.

Mukiat berharap, dengan kabar baik ini, seluruh insan otomotif di Indonesia dapat tetap optimis menghadapi situasi yang kini makin penuh tantangan.

“Tetap fokus untuk melakukan langkah terobosan yang kreatif dan selalu optimis saya rasa akan membuat semua pelaku industri dapat menghadapi situasi penuh tantangan ini dengan lebih ringan dan tentunya dapat mempercepat upaya keluar dari situasi yang sulit,” tutup Mukiat.

Sumber foto

One Response

  1. Mudah-mudahan ATPM General Motor (GM) Indonesia juga dapat memasukkan kembali kendaraan jenis bus penumpang merek Chevrolet ke Indonesia.

Leave a Reply