REVIEW: BMW Seri 3, Almost Perfect!

All New BMW 3 Series (Ist)

JAKARTA, 14 Juni 2012 — “Yang paling ujung yang keren, Mas. BMW Seri 3 model pertama, E21,” kata seorang teman saat kami menyaksikan deretan lima model Seri 3 dari lima generasi di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Senin, 11 Juni 2012 kemarin.

Mobil yang dimaksud teman saya tadi berada di bagian paling kiri. Memang keren; berkelir putih, masih mulus, dan yang paling penting semuanya orisinil. Di depannya terdapat papan dengan tulisan BMW E21, 1975-1982, menunjukkan seri serta tahun pembuatannya.

Di sebelah, berjejer empat generasi Seri 3 lainnya yaitu E30 (1982-1990), E36 (1990-1997), E46 (1997-2005), dan E90 (2005-2012).

Bukan tanpa sebab BMW Group Indonesia menampilkan kelima mobil ini. Di hari itu, BMW Group Indonesia sebagai pemegang merek BMW di Indonesia, meluncurkan generasi terayar Seri 3; All New BMW 3 Series.

Status all new rasanya cukup pantas disematkan pada generasi keenam Seri 3 ini. Semua bagian — eksterior, interior, hingga mesin — mengalami perubahan total.

“Kami yakin model ini akan mendapat sambutan dari konsumen. Selama ini, Seri 3 selalu menjadi penyumbang terbesar penjualan BMW di dunia maupun Indonesia,” kata Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Indonesia saat peluncuran.

Bagi mereka yang menggemari mobil (baca BMW), Seri 3 boleh dikatakan sebagai sejarah sukses merek bernama asli Bayerische Motoren Werke itu. Sejak model pertama di perkenalkan tahun 1975, model ini sudah terjual sekitar 12 juta unit di 132 negara di seluruh dunia.

Bagaimana dengan generasi terbaru Seri 3 ini? “Almost perfect,” kata Jentri Izhar Regional Manager Sales BMW Group Indonesia.

Benarkah?

EKSTERIOR

Ada tiga varian Seri 3 yang ditawarkan berdasarkan mesinnya yaitu 320i, 328i, dan 335i. Ketiganya juga dibagi lagi atas dua model yaitu Sport Line dan Luxury Line, kecuali varian 335i yang hanya ditawarkan model Luxury Line.

Dibandingkan model sebelumnya, perubahan total dilakukan pada Seri 3 ini. Mereka menyebut kodenya “F30”, tak lagi menggunakan kode “E” seperti lima generasi sebelumnya. Tentunya hal ini menunjukkan jika Seri 3 ini tampil serba baru.

Yang terlihat langsung dari luar adalah bodinya yang kian bongsor. Tubuh BMW Seri 3 kini lebih panjang 93 mm dari model sebelumnya. Jarak roda bagian depan bertambah 37 mm dan belakang 48 mm plus jarak wheelbase kini lebih panjang 50 mm.

Selain itu lebar juga bertambah 37 mm serta tinggi bertambah 9 mm. Otomatis dengan bodi yang lebih bongsor ini, Seri 3 baru lebih “antep” saat dikendarai dan interior lebih luas.

“Untuk memberikan kenyamanan, kami juga telah menyesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia,” kata Jentri Izhar Regional Manager Sales BMW Group Indonesia

Grill kidney atau ginjal yang menjadi ciri khas BMW masih tetap dipertahankan. Lampu depan yang menyatu dengan grill terlihat lebih tajam. Sedangkan lampu belakang kini dengan desain L, terbelah di dua bagian yaitu bodi dan penutup bagasi. Kombinasi desain ini membuat tampilan belakang Seri 3 terlihat makin elegan.

Dari samping garis tegas ditarik di dua bagian. Pertama dari bonet menuju belakang yang melintasi bagian bawah kaca. Kedua, sejajar dengan garis pertama, dimulai dari pintu belakang, pegangan pintu, dan berakhir di lampu belakang.

Nah, untuk membedakan antara model Sport Line dengan Luxury Line bisa dilihat dari warna pada velg. Varian Sport Line dikelir lebih gelap sedangkan Luxury Line warna cerah. Demikian juga dengan knalpot yang berwarna senada dengan velg.

INTERIOR

Pembagian model Sport Line dan Luxury Line juga mempengaruhi tampilan interior. Untuk varian Sport Line, sepanjang dasbor diberi ornamen krom warna merah, termasuk jahitan kursi, sedangkan Luxury Line diberi garis “krom” biasa. Warna interior, saat dipamerkan, ada dua, yaitu hitam (gelap) dan coklat muda (beige) atau krem.

Dennis A. Kadaruskan, Product Planning BMW Group Indonesia mengatakan pembagian varian ini ditujukan bagi konsumen BMW yang memiliki karakter yang berbeda; sporty serta elegan.

Fitur baru yang ditambahkan ke New Seri 3 ini adalah BMW Navigation System Professional, terintegrasi dengan peta Indonesia yang lebih lengkap. Sistem navigasi tidak hanya ditayangkan dalam gambar tiga dimensi, tetapi juga gambar tiga dimensi perspektif.

Sensor akan memonitor roda dan sudut kemudi dan dapat menentukan lokasi mobil setiap saat, bahkan pada saat signal GPS lemah. Penerima signal GPS dipasang di atap dan proses data serta penyesuaian arah jalan lebih cepat dibanding sistem navigasi yang tersedia di pasar.

PERFORMA

Nah, sekarang urusan mesin. BMW menyebut mesin di Seri 3 baru ini sama sekali baru. Varian BMW 328i and 320i menggunakan mesin 4 silinder yang dikembangkan berdasarkan mesin 6 silinder.

BMW juga mencangkokkan teknologi BMW TwinPower Turbo, High Precision Direct Petrol Injection, twin-scroll turbocharging, Double-Vanos variable camshaft timing, serta VALVETRONIC variable valve timing. Lainnya, ketiga varian menggunakan transmisi 8-speed otomatis streptronic.

(Data lengkap perbedaan ketiga mesin bisa dilihat pada foto pada bagian bawah)

Untuk varian 320i, menggunakan mesin 4 silinder Seri 320i berkapasitas 1.997 cc. Mesin ini sanggup mengeluarkan tenaga hingga 184 hp. BMW menyebut tenaga ini naik 18% dibandingkan model sebelumnya. Torsi 270 Nm juga lebih besar +35%.

BMW 328i juga dibeli mesin yang sama 4 silinder berkapasitas 1.997 cc namun tenaga yang dikeluarkan lebih besar yaitu 245 hp. Tambagan twin-scroll turbocharging, membuat mesin ini memiliki torsi maksimum sampai 350 Nm.

Sedangkan BMW 335i yang juga dilengkapi BMW TwinPower Turbo memiliki kelebihan tersendiri, yakni menggunakan mesin 6 silinder berkapasitas 2.996 cc. Tenaganya mencapai 306 hp dan torsi 400 Nm.

FITUR

Sekarang kita bicara fitur. Berbagai fitur disematkan BMW pada Seri 3 baru ini.

Untuk BMW 320i disematkan fitur Auto Start/Stop function, Driving Experience Control dengan ECO PRO, Servotronic, lampu depan Xenon serta monitor display resolusi tinggi ukuran 8.8 inch dilengkapi dengan fitur BMW ConnectedDrive yaitu BMW Navigation system Professional dengan koneksi USB dan Bluetooth.

BMW 328i hadir dengan transmisi Sport Mode otomatis delapan percepatan, Auto Start/Stop, Driving Experience Control dengan ECO PRO, electric glass roof dan Sound Sytem Surround Harman/Kardon termasuk 16 loudspeaker dengan output 600 W.

Oh ya, ada fitur menarik di model 328i Sport Line. Pada varian ini ada Comfort Access System yang dapat membuka bagasi tanpa menyentuhnya. Kita tinggal menendang pas di tengah-tengah bagian belakang bawah mobil sehingga sensor langsung membuka bagasi.

“Hal ini sangat membantu jika kedua tangan sedang membawa tas belanjaan sehingga sulit memegang kunci untuk membuka bagasi,” kata Dennis.

Sedangkan di model BMW 335i — yang tersedia hanya dengan Luxury Line — memiliki perlengkapan standar seperti Auto Start/Stop, Driving Experience Control dengan ECO PRO, Comfort Access System yang dapat membuka bagasi tanpa menyentuhnya, BMW Navigation system Professional, Harman/Kardon Surround Sound System, kemudi sport dengan tuasnya serta Adaptive Suspension

HARGA

Untuk harga, boleh dikatakan cukup menjanjikan. BMW 320i Luxury Line dan Sport Line masing-masing seharga Rp 649 juta dan Rp 599 juta. Kedua angka off the road.

BMW 328i Luxury Line dan Sport Line dibanderol sama Rp 729 juta. Namun angka ini baru perkiraan. Sedangkan untuk BMW 335i yang menjadi varian tertinggi dibanderol Rp 849 juta, juga masih dalam status off the road.

Helena Abidin, Corporate Communication BMW Group Indonesia mengatakan dari ketiga varian, saat ini, baru model 335i yang diimpor utuh (CBU) yang sudah tersedia. Dua model lainnya, 320i dan 328i, akan dirakit di Indonesia dan tersedia mulai Oktober mendatang.

Meski harus bersaing dengan Mercedes-Benz C-Class maupun Audi A4, Helena yakin BMW Seri 3 yang kini lebih sporty dan garang bakal jadi pilihan konsumen. Maklum, sejak model pertama di perkenalkan tahun 1975, model ini sudah terjual sekitar 12 juta unit di 132 negara di seluruh dunia.

Di Indonesia, Seri 3 selalu menjadi andalan penjualan BMW. Sekitar 38 persen penjualan datang dari model ini. Helena mengatakan, total, hingga saat ini BMW Seri 3 telah terjual sebanyak 21,865 unit yang terdiri dari E36 (1994-1997) sebanyak 7.982 unit, E46 (1998-2005) 10.234 unit, E90 (2005-2012) 3.640 unit.

Tak salah jika kemudian BMW berharap banyak, generasi terbaru Seri 3 ini mengikuti jejak 5 saudara tuanya.

Advertisements

4 Responses

  1. Wah gan, ni mobil dahsyat bgt, tenaganya ngeri, yakin ane ni mobil bakalan laku keras,ane kemaren dateng pas launching n ane indent yang 328i sport, kalau agan2 mau Indent, hub aja nih 021 905 905 30, PIN BB 324DE2DE.

    • mantap bos… 328i Sport pilihan jempol… sporty, fitur asik, tenaga dahsyat… seleranya keren euy!

  2. […] Comments rajufebrian on REVIEW: BMW Seri 3, Almost…Ari on REVIEW: BMW Seri 3, Almost…Besok, Mazda2 Keluar… on Mazda CX-5, SUV Baru dengan […]

  3. for more info about this awesome car and test drive call 08561178234 or add bb, 2395858F thank you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: