Chevrolet Tambah Fasilitas Lapangan Bawet di Bandung

17032016-Car-Chevrolet-Bandung_02

BANDUNG, 17 Maret 2017 — Chevrolet bekerja sama dengan Rumah Cemara, organisasi lokal yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) serta pecandu NAPZA, kemarin merayakan pembukaan kembali wajah baru Lapangan Bawet di Bandung, Jawa Barat.

Carvaganza.com menulis, lapangan seluas 26m x 14m yang berlokasi di bawah jalan layang Pasopati, Bandung ini, telah disiapkan Chevrolet untuk kegiatan olahraga sepakbola jalanan sejak tahun 2014. Tahun ini Lapangan Bawet diperbaharui dengan penambahan dinding lapangan, jaring, gawang, lampu, serta beberapa tempat penonton.

“Ini merupakan ketiga kalinya bagi Chevrolet membantu masyarakat Bandung melalui fasilitas olahraga, khususnya bagi mereka yang membutuhkan fasilitas lapangan sepakbola jalanan. Kami sangat beruntung memiliki Rumah Cemara sebagai mitra kami dan memiliki dedikasi penuh,” kata Gaurav Gupta, President Director GM Indonesia.

Sejak pertama kali diresmikan Chevrolet tahun 2014, Lapangan Bawet telah merangkul lebih dari 250 anggota binaan Rumah Cemara yang tergabung dalam program Sports for Development. Sejumlah anggota yang tergabung dalam program tersebut telah berhasil menorehkan prestasi luar biasa dibidang olah raga, khususnya sepak bola baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Pada tahun 2014, tim Rumah Cemara berhasil menjadi juara runner up pada Liga Futsal Bandung. Pada tahun 2015, sejumlah 25 anggota binaan Rumah Cemara berhasil menjuarai Liga Futsal Bandung dengan kategori peserta di bawah umur 17 tahun. Prestasi lainnya adalah sejumlah 15 orang terlibat menjadi pelatih futsal di liga-liga professional di Indonesia, 8 orang berhasil mengikuti Homeless World Cup pada tahun 2014 hingga 2015, serta 4 orang lainnya juga berhasil mengikuti Street Football World Festival yang berlangsung tahun ini di Prancis.

Di antara beberapa orang sudah dilatih di lapangan ini adalah Ginan Koesmayadi, Ketua Adat dan Pendiri Rumah Cemara, telah divonis positif HIV pada tahun 2000. Pada tahun 2011, Ginan berkesempatan memperkuat Indonesia pada ajang Homeless World Cup di Prancis. Ginan terpilih menjadi pemain terbaik serta berhasil mengharumkan nama Indonesia di peringkat enam dunia, mengalahkan 45 negara peserta lainnya.

Anggota lainnya, Gim-gim Sofyan Nurdin, seorang pecandu minuman alkohol dan narkoba, yang akhirnya divonis positif HIV pada tahun 2008. Ia mewakili Indonesia pada ajang Homeless World Cup di Perancis pada tahun 2011, serta di undang ke Brighton, Inggris untuk mengikuti kursus pelatihan. Setelah kembali dari Inggris, Gim-gim kini aktif melatih sepakbola di Rumah Cemara. Pada tahun 2015 lalu ia juga membawa tim nasional Homeless World Cup 2015 dan melanjutkan berkompetisi pada ajang Amsterdam Cup 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: