Rio Haryanto, Cepat Tapi Belum Cukup Baik

01052016-Car-Rio-Haryanto_01

JAKARTA, 1 Mei 2016 – Pembalap muda Indonesia, Rio Haryanto, akan memulai balapan GP Rusia di Sirkuit Sochi Autodrom, hari ini, Minggu (1/5), dari posisi ke-21. Banyak catatan yang perlu diperhatikan pada penampilan Rio selama 3 sesi free practice (FP) di Rusia sejak Jumat dan Sabtu kemarin.

Pertama, Rio membuat catatan yang semakin baik di setiap sesi FP yang diikutinya hingga babak kualifikasi. Pada FP1, Rio mendapat masalah pada mobil yang dikendarainya. Informasi yang didapatkan, steering rack mobil Manor MRT05 Rio bermasalah sehingga ia hanya bisa melakukan 8 lap. Pada FP2, mobil sudah lebih baik tapi Rio masih gagal menembus angka di bawah 1 menit 42 detik. Meski catatan waktu yang dibuat lebih baik dari FP1.

Memasuki FP3, Sabtu siang, mobil aman, catatan waktu Rio semakin baik. Ia mampu membuat waktu 1 menit 39.599 detik. Sedangkan pada Q1, catatan waktu pembalap asal Solo itu bisa menembus 1 menit 39.463 detik. Inilah catatan waktu terbaik Rio selama dua hari. Meski demikian catatan waktu ini tak cukup untuk membawa Rio masuk ke Q2.

Dari sisi ini, kita boleh sedikit kecewa. Pasalnya, start dari posisi ke-21, jelas bukan posisi yang ideal. Posisi ini hanya satu posisi lebih baik dari posisi buncit. Butuh kerja “super keras” bagi Rio untuk merangsek ke depan dan finish di posisi lebih baik atau bahkan “mungkin” meraih poin.

Catatan waktu Rio Haryanto di free practice GP Rusia:
FP1: 21. Rio Haryanto INA Manor-Mercedes 1m 42.687s
FP2: 20. Rio Haryanto INA Manor-Mercedes 1m 41.080s
FP3: 19. Rio Haryanto INA Manor-Mercedes 1m 39.599s
Q1: 21. Rio Haryanto INA Manor-Mercedes 1m 39.463s

Catatan Rio Haryanto di Speed Trap:
FP1: –
FP2: 331.2 km/jam
FP3: 327.7 km/jam
Q1: 333 km/jam

Tapi ada sisi positif yang bisa kita garis bawahi dari penampilan Rio di Sochi adalah apa yang ia buat di speed trap. Apa itu speed trap? Speed trap adalah titik tercepat yang bisa dilakukan pembalap di sebuah sirkuit. Biasanya speed trap berada di track lurus paling panjang di sirkuit sebelum titik pengereman. Tujuannya untuk melihat kecepatan tertinggi yang bisa dibuat pembalap. Di Sirkuit Sochi Autodrom, lokasi speed trap berada di track lurus pertama menjelang tikungan 2.

Nah, dari 3 FP dan Q1, Rio selalu menjadi pembalap tercepat. Ia sempat membuat kecepatan hingga 333 km/jam pada Q1. Cukup mengesankan. Karena Rio mampu mengalahkan nama-nama tenar seperti juara dunia Lewis Hamilton dan Nico Rosberg dari Mercedes atau duo pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen dan Sebastian Vettel, yang merupakan pemenang lap record di sirkuit ini.

Dari catatan speed trap, berarti mobil Manor MRT05 dengan mesin Mercedes yang dikemudikan Rio memiliki kecepatan yang tidak kalah dengan tim-tim papan atas lainnya. Tapi sebuah balapan tentu tidak hanya soal kecepatan dan catatan speed trap. Ada 53 lap, 18 corners, 5.858 km yang harus diselesaikan para pembalap di Sochi malam ini. Selain kecepatan mobil, banyak faktor lain yang harus diperhatikan. Sistem aerodinamika, bahan bakar, ban, transmisi, cuaca. Itu belum termasuk skill mengemudi serta kondisi fisik dan mental si pembalapnya.

Dengan kata lain, meski banyak kemajuan yang dibuat Rio, setidaknya terlihat dari catatan waktu yang terus membaik dan hasil di speed trap, tapi itu masih belum cukup baik. Sekarang kita tunggu penampilan Rio malam ini. Apakah pemuda Solo ini mampu tampil baik sesuai dengan “modal” yang dimilikinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: